by

Proses Pengerjaan Bongkar muat PLTU Bermasalah

bolmut.perdananews.com/Bolmut|Proses pengerjaan bongkar muat tiang pancang di dermaga/jetty proyek pembangunan PLTU Bintjeita sudah berjalan 50% (28/8).

Pengerjaan itu sendiri ditangani oleh anggota Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Cahaya Bolmut Mandiri.

Akan tetapi dalam pengerjaannya muncul, persoalan baru dari Pihak PTPP sebagai perusahaan konstruksi, yang menjadi pemegang proyek konstruksi PLTU tersebut.

Baca juga: Kerusakan Hutan Mangrove Bolmut


Pihak PTPP melarang penggunaan ID Card pekerja menggunakan nama koperasi TKBM Cahaya Bolmut Mandiri.

Sekertaris Koperasi TKBM Cahaya Bolmut Mandiri Rifkal Sanggilang sangat menyayangkan hal ini.

Pihaknya merasa tidak diakui sebagai sebuah Koperasi resmi yang menaungi sejumlah tenaga kerja asli asal Bolmut.


“Kami merasa tidak di akui oleh pihak pp, karena ada penolakan penggunaan ID Card yg mencantumkan identitas koperasi yang menaungi tenaga kerja bongkar muat (TKBM) kami” ujar Rifkal Sanggilang.

Baca juga: Quality time bareng Di caffe AK COFFEE

Ditemui terpisah, Djunaidi, salah satu penanggung jawab PTPP membenarkan pelarangan penggunaan ID Card tersebut.

Dirinya mengungkapkan bahwa pelarangan itu terkait permasalahan yang sebelumnya mengenai polemik siapa yang berhak atas pekerjaan bongkar muat tersebut.

“Iya benar, kami mengharapkan untuk tidak usah pakai nama koperasi, cukup TKBM saja. Karena gara-gara perebutan hak bongkar muat antar dua koperasi itu akhirnya pekerjaan sempat gak jalan” terang Djunaidi.

Hingga berita ini dinaikkan, masih belum ada kesimpulan akhir dari permasalahan tersebut. Namun pihak Koperasi TKBM cahaya Bolmut Mandiri merasa bahwa alasan kebijakan tersebut tidak masuk akal.

(Asriadi/Rls/bolmut.perdananews.com/http://perdananews.com)

Comment

PERDANANEWS