by

Tak Ada Kejelasan, PLTU Bintjeita Didemo TKBM

bolmut.perdananews.com|Aksi demonstrasi dilakukan oleh (TKBM) Cahaya Bolmut Mandiri di lokasi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bintjeita, Jumat (7/8).

Demostrasi tersebut, untuk menuntut adanya kepastian hak pengaturan tenaga kerja bongkar muat barang pada proyek pembangunan PLTU di Desa Bintjeita, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Menanggapi adanya demonstrasi tersebut, Polres Bolmut dalam hal ini Wakapolres, melakukan mediasi bertempat di Aula kantor Camat Bolangitang Timur.

Baca juga: Desa Huntuk Turut Salurkan Bantuan Banjir

Dalam mediasi tersebut, pihak TKBM Cahaya Bolmut Mandiri menyampaikan bahwa, sebenarnya sudah ada kesepakatan bersama yang terjadi antara pihaknya dengan Perusahaan Bongkar Muat, PT Bogani Pantura Celebes (BPC), milik Ronald Kalangi sebagai direktur.

“sudah ada kesepatan harga, di buat hitam diatas putih, tentang besaran tarif per ton sebesar Rp 25.000, sebagai bentuk kerjasama” tutur ketua TKBM Cahaya Bolmut Mandiri, Ibrahim Dunggio.

Namun, menurut Ibrahim, setelah kesepakatan tersebut ditanda tangani, belakangan diketahui ada surat pemberhentian operasional kepada Nonong Bachri Nani, oleh Perusahaan Bongkar Muat PT Lamval Bolaang Bahari, yang juga penguasaannya atas nama Ronald Kalangi sebagai komisaris utama.

“jadi pihak koperasi tinggal menunggu pembongkaran, setelah di tunggu informasi mengenai pembongkaran, pihak PBM (Ronald Kalangi/Red.), tanpa sepengetahuan koperasi, telah menjalankan PT. dan sudah merekrut TKBM lain. buktinya TKBM yang mereka rekrut masih tetap jalan, meskipun ada surat pemberhentian operasional” ungkap Ibrahim Dunggio menjelaskan.

Comment

PERDANANEWS